Fri, 10 September 2010  
 

Sekretariat DPN

Jln. Buncit Raya 9B Jakarta Selatan 12740, Indonesia
Phone : 021-791 90885
Fax : 021-799 3064
Email : partai.karyaperjuangan@yahoo.co.id

Pakarpangan Facebook PakarPangan  
Twitter Twitter Pakarpangan    

 
 
 

Pengurus DPN


Letnan Jenderal TNI(Purn)
H. Muhammad Yasin
Ketua Umum

J. A. Kumaat
Sekretaris jenderal

Dwinita Feby Purnamayanti, SE
Bendahara Umum

Donny R. Lumingas
Ketua I
Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan

Nikson Gans Lalu, SH, MH
Ketua II
Bidang Politik dan Pemenangan Pemilu

Mayjend TNI (Purn). Mulya Setiawan
Ketua III
Bidang Dalam Negeri dan Pengembangan Otda

Koesnadi Kardi, MSc. Rcds
Ketua IV
Bidang Hankam dan Kebijakan Luar Negeri

Erick Paat, SH.
Ketua V
Bidang Kesra, Hukum, dan Hak Azazi Manusia

Fanny Srikandini
Ketua VI
Bidang Pemberdayaan Perempuan

Lucky Runtuwene, SE.
Ketua VII
Bidang Informasi dan Komunikasi

Hasbullah
Ketua VIII
Bidang Pendidikan dan Kebudayaan

-
Ketua IX
Bidang Ekonomi

Tris Suryawan. A
Ketua X
Bidang Kepemudaan
 
 
 
 
 
 

Mars Pakar Pangan

 

Trolly Rusak Bandara Sam Ratulangi

Tanggal : 14 Feb 2010

USAI mendarat di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, saya langsung menuju ruang tunggu bagasi. Saya pun langsung mengambil trolly, sambil menunggu tas cabinet saya meluncur di rel eskalator bagasi. Waduh, ternyata roda trolly cuma ada tiga.

Memang terlihat sepele masalah ini. Tapi saya berpikir, bagaimana jika seorang wanita hamil atau lanjut usia (lansia), yang juga turut mengantri tas bagasi. Tak terbayangkan, jika baru mengetahui roda kereta trolly hanya ada 3 buah, setelah terjungkal saat mulai mendorongnya.

Akhirnya demi menghemat waktu, saya pun menggunakan jasa porter. Saya tak ingin menyalahkan kerja mereka, yang seharusnya melaporkan ke pihak terkait tentang adanya trolly yang rusak. Bagi saya, pemimpin yang baik, seharusnya mampu turun ke lapangan, untuk mengetahui kondisi terkini secara kontinyu.

Bagi saya, pengembangan sarana dan prasarana transportasi publik harus terus dilakukan, dalam mendukung pembangunan ekonomi di Sulawesi Utara (Sulut). Untuk itu, pemerintah provinsi Sulut dan pihak PT Angkasa Pura harus terus menjalin hubungan dengan instansi terkait, termasuk di tingkat pusat, agar pembenahan infrastruktur berguna bagi keamanan dan kenyamanan penumpang.

Bandara Sam Ratulangi adalah cermin pelayanan publik, apalagi sudah bertaraf internasional. Sehingga, seluruh lapisan masyarakat berhak menerima pelayanan yang maksimal.

Untuk itu, pengembangan Bandara Internasional Sam Ratulangi harus terus dilakukan, khususnya pada sarana infrastruktur dan manajemen layanan penumpang. Untuk itu, manajemen bandara dengan operator PT Angkasa Pura, harus mampu mengikuti harapan publik dan trend dunia internasional.

Jangan sampai penumpang menerima pelayanan buruk. Ini kan bisa mempengaruhi citra pariwisata Sulut. Pengembangan bandara dapat dilakukan dengan dukungan investasi lokal dan asing, apabila pemprov tidak memiliki dana APBD untuk itu. Pengembangan bandara, merupakan strategi ekonomi Sulut dalam memancing minat investor untuk datang ke ‘Bumi Nyiur Melambai’.

Pengembangan Bandara Sam Ratulangi juga jangan langsung berhenti, apalagi setelah WOC selesai.

Pelayanan terbaik untuk penumpang adalah syarat mutlak yang harus diterapkan, sehingga sudah selayaknya menerapkan sistem standarisasi bandara internasional. Pelayanan tersebut, juga mencakup kebersihan bandara, layanan parkir kendaraan dan ruang tunggu dan layanan bagasi penumpang.

Jika petugas bandara dicintai masyarakat, maka ini menjadi kampanye positif bagi kunjungan wisatawan mancanegara.


sumber: