Fri, 10 September 2010  
 

Sekretariat DPN

Jln. Buncit Raya 9B Jakarta Selatan 12740, Indonesia
Phone : 021-791 90885
Fax : 021-799 3064
Email : partai.karyaperjuangan@yahoo.co.id

Pakarpangan Facebook PakarPangan  
Twitter Twitter Pakarpangan    

 
 
 

Pengurus DPN


Letnan Jenderal TNI(Purn)
H. Muhammad Yasin
Ketua Umum

J. A. Kumaat
Sekretaris jenderal

Dwinita Feby Purnamayanti, SE
Bendahara Umum

Donny R. Lumingas
Ketua I
Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan

Nikson Gans Lalu, SH, MH
Ketua II
Bidang Politik dan Pemenangan Pemilu

Mayjend TNI (Purn). Mulya Setiawan
Ketua III
Bidang Dalam Negeri dan Pengembangan Otda

Koesnadi Kardi, MSc. Rcds
Ketua IV
Bidang Hankam dan Kebijakan Luar Negeri

Erick Paat, SH.
Ketua V
Bidang Kesra, Hukum, dan Hak Azazi Manusia

Fanny Srikandini
Ketua VI
Bidang Pemberdayaan Perempuan

Lucky Runtuwene, SE.
Ketua VII
Bidang Informasi dan Komunikasi

Hasbullah
Ketua VIII
Bidang Pendidikan dan Kebudayaan

-
Ketua IX
Bidang Ekonomi

Tris Suryawan. A
Ketua X
Bidang Kepemudaan
 
 
 
 
 
 

Mars Pakar Pangan

 

Jacko Bagikan BLT Rp 100 Juta

Tanggal : 22 Feb 2010

Manado — Bakal calon wakil gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Jackson Kumaat melakukan pembagian dana bantuan langsung tunai (BLT) ke sekitar 1.000 warga, di Keluharan Mahakeret Manado, Jumat sore (19/2). Acara pembagian dana ini berlangsung dalam pengawalan ketat oleh pihak kepolisian setempat, agar tidak menimbulkan kericuhan saat antre menerima dana BLT.

”Izinkan saya memberikan dana BLT ke saudara-saudara saya yang saat ini sangat membutuhkannya, apalagi program BLT pemerintah sedang terhenti,” ujar Jacko—sapaan akrab Jackson—di hadapan warga Mahakeret Kecamatan Wanang Manado. Dalam kesempatan itu, 10 petugas kepolisian setempat dengan pakaian dinas dan preman, berjaga-jaga di lokasi acara untuk mengamankan kelancaran pembagian dana BLT.

Menurut Jacko, dana yang diberikan ke warga kurang mampu tersebut, merupakan dana pribadi, yang tak ada kaitannya dengan anggaran tim kampanye. Ia juga menepis anggapan, bahwa dana BLT yang dibagikan itu, merupakan dana hasil korupsi. Namun ia menolak menyebut jumlah dana yang dibagikan, karena pembagiannya didasarkan atas data rekomendasi pemerintah setempat.

”Justru saya akan tetap bagikan dana BLT jika nantinya memimpin Sulut, meskipun program BLT benar-benar dihentikan oleh pemerintah,” tandas dia.

Jacko mengaku prihatin atas terhentinya program BLT, padahal menjelang Pemilu 2009 lalu, Pemerintah Pusat begitu gencar memberikan dana BLT. Menurut dia, program BLT seharusnya tetap dilakukan, meskipun pemilu telah usai digelar.

Masyarakat, kata dia, tidak dapat dibohongi lagi, sehingga bisa melihat mana pemimpin yang baik dan pemimpin yang membodohi rakyat. Untuk itu, ia berkomitmen tetap menjalankan program BLT selama masa kepemimpinan 2010-2015, karena hal itu merupakan amanat dari rakyat dan bukan janji-janji kampanye.

”Jika ada pembangunan sarana infrastruktur jalan dan jembatan, maka dana BLT juga tetap harus tetap ada. Jika sampai saat ini masih banyak jalan yang rusak, berarti pengalihan dana BLT ke infrastruktur adalah bohong,” kata dia.

Jacko juga membantah anggapan, bahwa pembagian dana BLT yang dilakukan, adalah bentuk kampanye money politics (politik uang). Menurut dia, dana BLT yang dibagikan ditujukan kepada warga yang tepat sasaran, sesuai dengan rekomendasi Hukum Tua dan Lurah atau kepala desa setempat.

Sebelumnya diberitakan (17/2/2010), Jacko juga melakukan pembagian BLT di kampung halamannya, di Desa Lansot Tareran Minahasa Selatan. Dalam acara tersebut, kehadiran Jacko disambut antusias, karena sebagian warga lanjut usia (lansia) sedang membutuhkan dana untuk biaya kesehatan.

”Sama seperti di Tareran Minsel, pembagian dana BLT di Mahakeret menghabiskan dana sekitar Rp 100 juta,” kata sumber tim kampanye Jacko. (*)

sumber: 

http://beritamanado.com/2010/02/20/jacko-bagikan-blt-rp-100-juta-jacko-bagikan-blt-rp-100-juta-jackson-kumaat/